Jumat, 02 Desember 2016

Suka Duka Pemadam Kebakaran

     Menjadi petugas pemadam kebakaran lebih banyak duka dibandingkan sukanya.Inilah yang dirasakan kami.Tak jarang petugas dicaci maki,karena dinilai terlambat datang kelokasi kebakaran.
     Jadi,kami harus memiliki kesabaran tingkat dewa.Kenpa?Karena kalau tidak,setiap saat kami akan bentrok dengan masyarakat.Saat dilapangan,kami semua mempunyai beban dan tanggung jawab yang berat.Dengan begitu,kami semua harus bisa mengendalikan emosi kami.
     Disaat semua terlelap dalam tidur,ada panggilan bertugas kami semua harus bergerak cepat.Karena yang namanya api ga bisa menunggu kita.Telat sedikit,api akan merembet kemana-mana.
     Disaat api bisa ditaklukkan kami merasa puas sekali.Dan ini merupakan kepuasan tersendiri bagi kami.Resiko yang kami hadapi besar sekali.Dengan alat pelindung yang seadaanya kami berusaha untuk melindungi diri sendiri.
     Walaupun kami bukan profesional,tapi kami berusaha untuk profesional.Kami tidak pernah dilatih seperti pemadam kebakaran dikota-kota besar.

     Salam:
     @WidyaBhaktiSingkawang
     #kamiselalusiagasatu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar